Commonline
ISSN
Vol. 2 / No. 3 / Published : 2013-06
Order : 1, and page :48 - 63
Related with : Scholar Yahoo! Bing
Original Article :
Repesentasi perempuan suku bajo dalam film “the mirror never liesâ€
Author :
- Dreses Putranama *1
- Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract :
ABSTRAK Unsur etnisitas menjadi salah satu fokus utama untuk menggambarkan bagaimana kehidupan perempuan. Dengan kondisi lingkungan tempat tinggal suku bajo, akan membuat penelitian ini menjadi menarik. Isu-isu lingkungan yang diangkat dalam penelitian ini memperlihatkan bahwa perempuan dan lingkungan menjadi dua unsur yang saling sejalan. Peran-peran domestik yang melekat pada perempuan masih ditemui dalam film ini dimana para perempuan suku bajo masih mngerjakan perkerjaan rumah tangga seperti memasak, mengurus anak, dan membersihkan rumah. Selain itu ada tokoh bernama Tayung yang menjalani perannya sebagai orang tua tunggal, Tayung juga harus melakukan pekerjaan mencari nafkah untuk menghidupi anaknya. Kemudian peran perempuan sebagai anak kecil yang melekat pada Pakis membuat gambaran yang berbeda tentang perempuan. Kehadiran laki-laki mengantarkan perempuan menjadi seorang yang patuh dan akhirnya menjadi seorang yang setia terhadap suaminya. Sebagai seorang istri yang setia dan patuh perempuan bajo tidak bebas melakukan sesuatu kecuali kehadiran laki-laki ditiadakan. Kata Kunci: perempuan, film, etnisitas, lingkungan, analisis teks
Keyword :
perempuan, film, etnis, lingkungan, analisis teks,
References :
Mulvey, L,(1975) Visual Pleasure and Narrative Cinema London : Macmillan.
Suwito, K. A,(2006) Politik Identitas Perempuan dalam Film Berbagi Suami: Reception Analysis Perempuan Terhadap Identitas Perempuan Indonesia yang Direpresentasikan dalam Film "Berbagi Suami. surabaya : Universitas Airlangga





